Home About Photo Galleries Location contact.html EastJava.Com
Daftar Isi

 

Candi Induk

Bangunan Candi Induk sebagaimana telah diuraikan dimuka adalah satu-satunya bangunan candi yang paling besar diantara bangunan-bangunan kekunaan yang terdapat di halaman komplek percandian. Lokasi bangunan terletak dibagian yang paling belakang yakni bagian yang dianggap suci. Bangunan Candi Induk terdiri dari tiga teras bersusun dengan tinggi seluruhnya 7,19 meter.
Teras pertama berbentuk empat persegi dengan diameter 30,06 meter untuk arah timur barat. Pada keempat sisinya kira-kira di bagian tengah masing-masing dinding terdapat bagian yang menjorok keluar sekitar 3 meteran. Pada teras pertama dinding sisi barat terdapat dua buah tangga naik yang berupa undak-undakan.
Teras kedua bentuknya berbeda dengan teras pertama bagian-bagian yang menjorok bukan ke luar tetapi ke dalam untuk ukuran yang lebih kecil. Adanya perbedaan ukuran antara teras pertama dan teras kedua menyebabkan terjadinya halaman kosong di lantai teras pertama sehingga orang dapat berjalan-jalan mengelilingi bangunan sambil menyaksikan adegan-adegan yang digambarkan dalam relief. Tempat kosong ini namanya selasar. Pada teras kedua terdapat sebuah tangga naik yang letaknya hampir di tengah-tengah dinding, tangga naik bersambung dengan tangga yang berada di teras ketiga.
Teras ketiga bentuknya hampir bujur sangkar, dinding-dindingnya berpahatkan arca singa bersayap dan naga bersayap. Naga bersayap kepalanya sedikit mendongak ke depan sedangkan singa bersayap kaki belakangnya dakam posisi berjongkok dan kaki depannya diangkat keatas. Pahatan-pahatan pada dinding teras ketiga selain untuk mengisi bidang yang kosong juga menjadi pilaster bangunan. Yang menarik dari lantai teras ketiga ini adalah sewaktu diadakan pembukaan lantai dalam rangka pemugaran ternyata bagian tengah lantai teras terbuat dari bata merah. Nampak jelas denah bangunan yang berbentuk persegi empat dengan bagian-bagian yang menjorok ke depan. Berdasarkan data-data tersebut timbul dugaan bahwa bangunan asli Candi Penataran dibuat dari batu merah. Dalam kurun waktu berikutnya diperluas dengan menutupinya memakai batu andesit. Perluasan itu terjadi pada jaman Majapahit. Apakah bangunan yang lama yang dibuat dari bahan bata merah ini yang dimaksudkan dalam prasasti Palah kiranya perlu penelitian lebih lanjut di masa yang akan datang.
Dengan sampainya di lantai teras ketiga candi induk sampailah kita pada dasar kaki candi. Disinilah seharusnya berdiri tubuh candi. Sebagian dari tubuh candi induk ini telah di susun dalam susunan percobaan di lapangan percandian. Karena bagian-bagian percandian belum dapat di temukan semuanya maka sampai saat ini bangunan tubuh candi induk belumdapat diselesaikan.
Pada masing-masing sisi kedua tangga naik ke teras pertama terdapat arca dwarapala, pada alas arca terdapat tahun angka 1269 Saka atau 1347 Masehi. Di bagian arca dwaraphala ini terdapat relief cerita, relief-relief cerita juga terdapat pada dindingdinding teras pertama dan kedua bangunan candi induk yang nanti akan diceritakan tersendiri.

 

oooOO-0-OOooo

Prev
Next
Copyrights © 2006 All Rights Reserved Penataran Temple | Powered by Eastjava.com | Design by Man-Design