Home About Photo Galleries Location contact.html EastJava.Com
Daftar Isi

 

Relief: Bubuksah-Gagang Aking
Lokasi: Dinding pendopo teras sisi timur
Urutan Adegan: Prasawya, dari kiri ke kanan
Cerita Singkat: Adalah dua orang bersaudara masing-masing dikenali dengan nama Bubuksah dan Gagang Aking. Kedua bersaudara tersebut bertapa untuk mencapai tingkat kesempurnaan hidup. Caranya memang berbeda dalam melaksanakan “laku”, Bubuksah makan segala makanan sehingga badannya gemuk sedangkan Gagang Aking menjauhi makan minum sehingga menjadi kurus kering.
Pada suatu ketika Betara Guru mengutus Kalawijaya yang sebenarnya juga seorang dewa yang menyamar sebagai harimau putih untuk menguji kakak beradik tersebut. Kalawijaya mengatakan menginginkan daging manusia, ketika permintaan ini disampaikan ke Gagang Aking serta merta ditolaknya dengan alasan tak ada gunanya memakan dirinya yang kurus itu. Sedangkan Bubuksah menyediakan diri sepenuhnya untuk dimakan harimau putih karena dirinya dalam menjalankan laku juga memakan segala jenis makanan dan juga binatang-binatang. Harimau putih kemudian menjelma kembali menjadi Kalawijaya, Bubuksah dinyatakan lulus dalam ujian. Setelah meninggal roh Bubuksah didukung di atas tubuh harimau tersebut sementara Gagang Aking hanya bergelantung di ekornya saja.
Relief Bubuksah-Gagang Akih dapat kita saksikan di candi-candi yang lain misalnya di Candi Surowono yang terletak di daerah Pare, Kediri dan di Candi Gambar Wetan yang terletak di perkebunan Gambar, Nglegok, Blitar.
 
 

oooOO-0-OOooo

 
Copyrights © 2006 All Rights Reserved Penataran Temple | Powered by Eastjava.com | Design by Man-Design